Biaya Pembuatan Lemari Pakaian Finishing Cat Duco

Sep 19, 2019 | | Say something

Salah satu faktor penting dalam membuat lemari pakaian adalah jenis finishingnya.Cat Duco merupakan tipe finishing yang paling mahal namun bisa membuat kitchen set tampak elegan dan hasilnya tahan lama. Dengan pilihan warna yang beragam, finishing cat duco lebih mengedepankan kekuatan dan kekokohan dari bahan itu sendiri. Untuk mendapatkan hasil maksimal, diperlukan waktu yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan dengan finishing duco ini. Bagi yang menyukai warna mengkilap bisa menggunakan glossy finishing, dan bagi yang sebaliknya bisa menggunakan doff ataupun semigloss.

Lemari adalah salah satu perabot yang wajib ada di setiap tempat tinggal. Model lemari baju atau lemari pakaian yang paling sKualitas bahan atau material lemari menentukan keawetan atau daya tahan dari lemari tersebut. Pilih lemari pakaian dengan bahan dasar kayu, contohnya adalah lemari baju minimalis jati. Jati termasuk kayu solid sehingga keawetannya sudah tidak perlu diragukan lagi. Lemari pakaian jati terkenal elegan dan memberi kesan mewah. Selain kayu jati, gunakan bahan baku lain yang keawetannya tidak kalah dengan kayu jati, yaitu menggunakan plywood. Plywood atau yang pada umumnya disebut kayu lapis atau multiplex adalah kayu olahan yang paling kuat untuk bahan dasar furnitur.ering digunakan adalah lemari baju minimalis. Mengapa banyak orang menggunakan lemari baju minimalis? Karena desainnya yang timeless dan paling diminati oleh masyarakat membuat lemari pakaian minimalis menjadi favorit banyak orang. Nah, di bawah ini adalah beberapa tips untuk Anda dalam menentukan model lemari baju minimalis yang tepat untuk kamar.

Bagi yang mendambakan rumah minimalis tentu akan lebih cocok jika menggunakan furnitur yang juga berdesain minimalis. Desain minimalis memang cocok untuk diterapkan untuk hunian jenis apa pun sehingga terkesan lebih fleksibel. Desain lemari baju minimalis yang saat ini banyak digunakan adalah lemari dengan model pintu geser. Pintu geser akan sangat memudahkan penggunaan karena lebih praktis. Lemari baju minimalis dengan pintu geser juga lebih tepat digunakan untuk ruang yang sempit karena tidak akan “makan tempat” saat sedang membuka pintu lemari. Untuk membeli lemari baju minimalis saat ini sangat mudah. Tidak perlu repot untuk keluar rumah, datang ke toko, dan menghabiskan waktu lama untuk memilih lemari pakaian.

Jenis bahan yang dipakai untuk membuat lemari pakaian sangatlah berpengaruh terhadap keawetan dan kekokohan lemari pakaian. Kayu adalah bahan yang paling sering digunakan untuk membuat lemari pakaian. Jenis-jenis kayu yang paling umum digunakan adalah kayu sintetis dan kayu keras. Lemari pakaian dari kayu keras tersedia dalam berbagai macam model yang berbeda diantaranya adalah model lemari minimalis, klasik, tradisional dan lainnya. Kayu keras yang digunakan untuk lemari pakaian pun bermacam-macam jenisnya, salah satunya yang paling baik kualitasnya adalah kayu jati. Kayu jati terkenal awet, kokoh dan tahan lama. Karena itulah kayu jati banyak digunakan untuk pembuatan lemari pakaian dan banyak digemari oleh masyarakat. Akan tetapi, karena kualitasnya yang kokoh dan tahan lama, lemari pakaian dari kayu jati relatif mahal harganya. Sebagai alternatif, lemari pakaian dari kayu sintetis bisa menjadi pilihan yang baik. Kayu sintetis merupakan kombinasi dari kayu keras dan kayu lunak yang diproses dan dikompres menjadi papan. Harganya lebih murah dibandingkan kayu jati karena memang kualitasnya lebih rendah. Akan tetapi, lemari pakaian dari kayu sintetis tersedia dengan berbagai macam model yang bisa disesuaikan dengan dekorasi rumah yang berbeda. Jadi, perbedaan bahan lemari pakaian bisa mempengaruhi kualitasnya. Oleh karena itu, sebaiknya hal ini menjadi bahan pertimbangan sebelum membeli.

Disini kami akan membahas fokus detail pada lemari pakaian dengan finishing cat duco yang dianggap mewah dan cukup memberi kesan bagus kepada konsumen. Maka kita akan bahas jenis jenis lemari pakaian, bahan furniture lemari pakaian, jenis aksesoris lemari pakaian, jenis finishing cat duco, kelebihan dan kekurangan cat duco pada lemari pakaian.

Bahan Kayu Lemari Pakaian

Untuk membuat lemari pakaian dengan finishing cat duco maka diperlukan bahan kayu sebagai bahan utamanya. Ada 2 bahan utama pembuatan lemari pakaian dengan finishing cat duco yaitu kayu solid dan kayu olahan.

Sebagai jasa pembuatan furniture sejak 1998, kami fokus pada pembuatan furniture kayu yang terbuat dari berbagai macam jenis kayu baik kayu solid ataupun olahan. Furniture kyu merupakan bahan yang banyak digunakan saat ini. Dari kursi, meja, tempat tidur, tempat penyimpanan bahkan cabinet di dapur pun menggunakan furniture berbahan kayu. Untuk mendapatkan kualitas dan harga yang anda inginkan, ada baiknya anda mengenal jenis material kayu beserta kelebihan dan kekuranggannya sebelum memutuskan untuk membuat atau membeli furniture.

Kayu Solid
Kayu solid merupakan jenis kayu utuh dan bukan olahan yang umumnya saat ini cukup mahal namun awet dan kuat selama puluhan tahun. Namun persediaannya terbatas sehingga harganya pun sangat mahal. Proses pengerjaannya pun membutuhkan keterampilan yang khusus. Pengeringan harus sempurna untuk mengindari sifat muai susut kayu. Kayu yang biasa dipakai di Indonesia untuk furniture adalah kayu jati, kayu nyatoh, dan kayu sungkai dan beberapa jenis kayu lainnya seperti mahoni, pinus, ramin dan cedar. Karena sifatnya sebagai kayu solid ini maka jenis ini dianggap sebagai kayu yang kuat tanpa rongga. Namun sayangnya untuk mendapatkan kayu solid ini dibutuhkan waktu tahunan untuk bisa diolah menjadi furniture yang bagus dan bermutu.

Kayu jati merupakan kayu yang paling banyak diminati karena kualitasnya, ketahanannya terhadap kondisi cuaca, tahan rayap, dan seratnya yang menarik. Kayu ini merupakan kayu kelas satu yang banyak diolah menjadi furniture berkelas. Jenis furniture ini pun sangat diminati oleh penduduk mancanegara sehingga permintaan eksport selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Warna kayu jadi adalah coklat muda, coklat kelabu hingga coklat tua kemerahan. Sekalipun keras dan kuat kayu ini mudah dipotong dan dibentuk. Agar keindahan serat dan urat kayu terlihat alami, finishing nya bisa menggunakan politur, melamik atau PU (polyurethane).

Kayu sungkai kini semakin popular penggunaannya sebagai pengganti kayu jati yang mahal. Seratnya lebih lunak dan warnanya pun lebih terang dari kayu jati. Kayu sungkai cocok untuk furniture dalam ruangan. Walaupun harganya lebih murah dari kayu jati tapi masih lebih mahal dari pada kayu nyatoh.

Kayu nyatoh biasa disebut kayu jati muda yang banyak terdapat di propinsi Riau. Serat kayunya berwarna coklat muda dengan guratan yang khas. Kayu ini juga tahan terhadap serangan rayap dan tahan lama.

Kayu Olahan.
Kayu olahan merupakan pilihan yang bisa diambil akibat dari waktu yang lama dari kayu solid untuk diubah menjadi furniture, maka kayu olahan merupakan alternatif untuk membuat furniture dengan lebih murah dan cepat. Meski jenis kayu olahan ini umumnya berusia tidak lama dan jauh kalah daya tahannya dengan kayu solid. Jenis jenis kayu olahan adalah kayu lapis, mdf board, particle board, blockboard.

Kayu lapis ( plywood )
Kayu lapis merupakan kayu olahan yang biasa kita kenal dengan sebutan tripleks atau mutipleks. Kayu lapis dibentuk dari beberapa lembaran kayu yang direkatkan dengan tekanan tinggi. Ketabalanya bervariasi dari mulai 3 mm, 4 mm, 9 mm dan 18 mm dan luasannya 244 x 122 cm. Ketebalan plywood menentukan kekuatan dan kestabilannya.
Jenis kayu ini paling banyak dipakai sebagai material pembuat kitchen set, lemari, meja, dan tempat tidur. Oleh karena plywood mempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas maka kadang perlu diberi pelapis tambahan seperti venner(irisan kayu tipis) PVC ataupun melaminto. Harga kayu lapis lebih murah dari kayu solid tapi lebih mahal dari kayu olahan lainnya.

Blockboard
Blockboard merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil ( sekitar 2.5 – 5 cm ) yang dipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinya sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya bisa 12 mm, 15 mm dan 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks.

Blockboard biasanya dibuat dari kayu lunak sehingga tidak sekuat plywood. Harganya pun sedikit dibawah plywood. Jenis block board yang banyak tersedia adalah teakblok (memakai lapisan venner kayu jati). Cukup baik untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set.

Kayu MDF ( Medium Density Fibreboard )
MDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bamboo. Ini membuat MDF lebih ramah lingkungan. Bentuknya berupa papan atau lembaran yan siap dipotong sesuai dengan kebutuhan. Versi yang lebih padat dan lebih kuat dikenal dengan HDF (High Density Fibreboard).

MDF sangat fleksibel sehingga mudah dibentuk. Ukuran dan kekuatannyapun konsisten. Namun karena memakai bahan kimia resin, MDF lebih berat dari Plywood dan particle board. Di pasaran MDF memiliki jenis finishing yang sangat berfariasi dari cat kayu, venner, PVC, HPL ataupun paper laminate. Warna dan motifnya pun dapat dibuat sangat beragam.

Furniture yang memakai bahan MDF biasa dipakai untuk furniture praktis yang diproduksi masal oleh pabrik. Sistem knock down digunakan hampir di semua industry furniture dengan menggunakan dowel (batang kayu atau plastic kecil) atau connecting bolt yang membuat produk dapat dibongkar pasang dengan mudah.

Particel Board
Particle board terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu dan bahan kimia resin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan. Prosesnya kurang lebih hampir sama dengan MDF hanya bahan MDF lebih halus dan seragam, sedangkan partikel board lebih kasar dan tidak beraturan.

Harga particle board paling murah diantara kayu olahan lainnya. Musuh terbesarnya adalah air sehingga mempunyai keterbatasan dalam pemakaiannya di rumah tangga. Jika bahan ini basah maka kekuatannya akan hilang. Selain itu particle board juga dapat melengkung jika menahan beban berat.

Dalam proses finishingnya particle tidak bisa di cat atau di coating karena teksturnya yang kasar. Sehingga untuk menutupi permukaannya dipakai lapisan veneer, laminate atau fancy paper laminate yang direkatkan. Berhati hati juga karena partikel board tidak bisa digabungkan memakai paku atau sekrup biasa. Biasanya pabrik menggunakan semacan perekat atau sekrup khusus untuk menginstal furniture berbahan particle board.

Proses Pembuatan Lemari Pakaian Finishing Cat Duco

Ada beberapa tahapan yang akan dikerjakan untuk bisa membuat lemari pakaian dengan finishing cat duco. Tahapan ini tentu harus dikerjakan dengan rapi, teliti dan tekun agar bisa menghasilkan lemari pakaian yang benar benar berkualitas dan bagus.

Tahapan yang harus dilakukan adalah:

  1. Pemilihan Bahan Material
  2. Desain Lemari Pakaian
  3. Pemotongan Material
  4. Pemasangan Material
  5. Pengecatan Duco
  6. Pengeringan Cat Duco
  7. Pemasangan Di lokasi Klien

Umumnya tahapan diatas adalah tahapan umum yang dikerjkaan oleh jasa pembuatan lemari pakaian dengan cat duco. Maka tahapan pertama adalah memilih bahanmaterial apa yang mau digunakan bisa kayu solid ataupun kayu olahan. Kedua bahan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing baik dari sisi kualitas, harga maupun hasil akhirnya.

Setelah adanya pemilihan bahan, maka desain lemari pakaian dibuat untuk memudahkan pengerjaan, yaitu apakah lemari pakaian dengan 2 pintu, lemari pakaian 3 pintu, lemari pakaian 4 pintu, lemari pakaian dengan cermin, lemari pakaian dengan meja rias, lemari pakaian dengan tempat tidur, lemari pakaian pintu geser, lemari pakaian dengan pintu swing dan sebagainya. Desain ini mendetailkan semua spek pekerjaan diatas termasuk pemakaian engsel, gantungan baju, rel pintu dan lainnya agar bisa sesuai denganapa yang dikehendaki oleh konsumen. Termasuk penggunaan merk tertentu atau kualitas material yang bagus atau standard.

Langkah selanjutnya adalah pemotongan material sesuai dengan ukuran dan desain sehingga masing masing potongan adalah bagianyang tidak terpisahkan dengan keseluruhan lemari pakaian yang akan dibuat tersebut. Sesudah dippotong maka tukang kayu akan memasang lemari pakaian agar sesuai dengan ukuran sebelum dilakukan pengecatan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap detail lemari pakaian yang dipotong dan dipasang sesuai dengan desain dan ukuran awal termasuk detail engsel, laci, ambalan dan semuanya. Sesudah yakin bahwa apa yang dibuat tukang lemari memang sesuai dengan desain dan ukuran awal, maka akan dicopot kembali untuk melakkkan proses pengecatan duco sesuai warna yang dikehendaki.

Proses pengecatan duco ini umumnya dilakukan dengan membuat potongan lemari pakaian dipisah pisah dan kemudian dilakukan proses pengecatan duco oleh tukang cat duco. Warna cat duco juga akan diberikan sesuai sampel yang sebelumnya akan dibuat dan disetujui oelh klien.

Proses Pengecatan Duco Lemari Pakaian

Teknik pengecatan duco adalah salah satu teknik dalam pengecatan yang banyak digemari oleh orang kaya karena memang memunculkan warna mewah dan kesan mahal pada lemari pakaian. Namun cat duco sendiri memiliki banyak varian warna itu sendiri.

Dari pengertiannya, duco adalah bahan cat yang khusus didesain dengan metode aplikasi disemprotkan dengan hasil yang secara umum lebih halus, glossy, dan terdiri atas banyak varian warna mulai dari merah, hijau, sampai biru. Alat penyemprot yang digunakan adalah alat semprot khusus (spray gun for paint). Istilah duco berawal dari DuPoint Company tahun 1920, sebuah manufaktur cat laqcuer untuk otomotif. Tapi kini, istilah duco lebih fleksibel digunakan, di mana cat tersebut tak hanya mencakup cat untuk motor atau mobil saja, serta bisa merupakan cat akrilik.

Sementara pengecatan duco adalah teknik pengecatan dengan menutup semua pori pori dan urat kayu asli sehingga nampak warna baru dari mebel furniture tersebut. Selanjutnya cat duco diberi finishing akhir pada permukaan furniture dapat berupa dof atau glossy. Warna dapat bervariasi, biasanya terdiri dari warna-warna solid, karena finishing sistem duco dalam interior design digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan elegan pada tahap akhirnya.

Biasanya untuk teknik pengecatan duco menggunakan bahan pencampur berupa tiner. Pilihan untuk cat duco sangat beragam, sehingga sangat cocok digunakan untuk furnitur anak yang membutuhkan warna yang bervariasi. Tetapi pelapis ini relatif mahal harganya dan membutuhkan tahapan pelapisan yang cukup banyak untuk menghasilkan kualitas yang baik, selain itu furnitur yang sudah dicat dengan cat duco serat asli kayu tersebut tidak dapat dikembalikan.

Cat semprot duco menggunakan bahan cat jenis nitrocellulose (NC) merupakan salah satu jenis cat yang paling banyak dipakai dalam industri finishing mebel, pengecatan mobil (sedan, bis, truck), mesin industri, dan alat berat. Cat Nitrocellulose pigment warna dari cat ini dapat menghasilkan penampilan finishing yang sangat indah, lapisan film yang jernih, tipis dan sangat alami, cocok untuk finishing pada produk furniture yang mengutamakan keindahan penampilan.

Teknik Pengecatan Duco Furniture

Tahapan kerja Duco:
– Permukaan kayu harus kering dan bebas dari debu, dan kotoran kemudian amplas permukaan kayu dengan kertas gosok no 1,5 searah dengan serat kayu sampai permukaan kayu menjadi halus.
– Permukaan kayu di kuas dengan resin hingga rata, setelah kering di gosok dengan kertas amplas no 1 hingga halus.
– Setelah halus permukaan kayu dilapis dengan dempul. Setelah dempul kering kemudian di gosok lagi dengan kertas gosok no 1
– Kemudian permukaan kayu tersebut di spray atau semprot dengan epoxy. baru di gosok dengan kertas gosok no 240 sampai halus.
– setelah itu semprotkan dengan cat / duco dasar. Agar pengerjaannya menjadi halus. Usahakan warna dasar sesuai dengan warna yang diinginkan. Apabila masih ada permukaan yang kelihatan kasar bisa digosok dengan kertas gosok no 600.
– Semprotlah dengan warna yang sesuai selera kita hingga rata.
– Akhirnya permukaan yang sudah di duco tadi kita coating dengan clear. Sesuaikan clear yang diinginkan clear gloss atau doff atau semi.

Sementara itu, teknik pengecatan duco memiliki kelebihan dari pengecatan lainnya, yaitu:

1. lebih fleksibel, karena bisa diterapkan di hampir semua jenis material kayu furniture/mebel
2. pilihan warnanya tak terbatas, karena cat bisa dicapur untuk mendapatkan warna tertentu
3. memberikan hasil yang terlihat fancy ataupun mewah
4. hasil akhir dapat disesuaikan, apakah tampak glossy (mengkilap) maupun dof
Sementara kelemahan teknik cat duco adalah:
1. waktu pengerjaannya relatif lama, karena ada banyak proses yang harus dilalui
2. harga finishing ini relatif mahal
3. daya tahan cat ini sangat tergantung pada ketebalan lapisan coating dan type cat yang digunakan

Teknik pengecatan duco menghasilkan banyak variasi warna yang kita kehendaki. Maka dengan pengecatan duco bisa lebih berekspresi dalam memainkan warna untuk mebel furniture kita. Berikut adalah jenis jenis warna yang umum digunakan untuk pengecatan duco mebel furniture.

Variasi warna cat duco dapat diaplikasikan pada semua mebel furniture yang kita kehendaki. Baik untuk kusen pintu rumah, lemari pakaian, kitchen set, meja makan, meja rias, nakas, tempat tidur dan sebagainya. Variasi warna lain untuk cat duco umumnya adalah cat perak atau emas yang bisa diaplikasikan pada mebel furniture kesayangan anda.

Biaya Pembuatan Lemari Pakaian Finishing Cat Duco.

Biaya pembuatan lemari umumnya dihitung dengan metode meter persegi yaitu jumlah panjang dikalihkan tinggi lemari, sedangkan untuk kedalaman lemari menggunakan standard ukuran yaitu maksimal 60 cm. Namun untuk membuat lemari pakaian custom finishing cat duco maka komponen yang digunakan adalah penambahan unsur cat duco pada lemari pakaian itu sendiri.

Untuk furniture yang menggunakan sistem perhitungan lemari meter persegi (m2), sering kali furniture seperti lemari baju, lemari pajangan, lemari pakaian dan jenis lemari lainnya yang mempunyai tinggi dan panjang mencapai sekiranya 2 meter. jika menggunakan hitungan per meter lari (m1) pada umumnya furniture seperti lemari pajangan, kitchen set dan juga lemari credenza yang tipenya tertentu menggunakan hitungan per meter lari, oleh karena itu seringkali dalamnya mencapai 65 cm saja dan tidak lebih. Untuk lemari macam nakas pada umumnya dapat digunakan hitungan permeter atau perunit lari, mana yang lebih besar.

Pada umumnya lemari pakaian dapat digunakan untuk dimensi ukuran volume meter persegi, seperti ukuran tinggi dan panjang lemari pakaian dengan catatan kedalam lemari pakaian kurang lebih dari 65 cm. oleh karena itu jika ingin membikin lemari pakaian custom lapis hpl dengan ukuran tinggi 4 m dan panjang 4 m oleh karena itu kita dapat menghasilkan volume ruangan yaitu tinggi 4 m x panjang 4 m yaitu 16 m2. Sesudah menghasilkan volume oleh karena itu kita tinggal mengasihi harga per meter persegi lemari pakaian itu. oleh karena itu didapatkan harga total lemari. akan tetapi perlu diingat, bahwa ukuran harga per meter persegi tersebut mempunyai spek material khusus, seperti bahan material yang ditawarkan oleh tukang yang membuat lemari pakaian. contohnya dengan spek tripleks 18 mm dengan tahap finishing hpl merk hpl taco dengan harga per m2 adalah Rp 2 juta. oleh karena itu jika spek yang ditawarkan lebih mahal lagi, seperti dengan bahan tripleks 18 mm meranti dan finishing cat duco, maka biaya yang dihasilkan akan jauh lebih mahal, karena biaya pengecatan duco pada umumnya cukup mahal atau tinggi.

Untuk biaya penghitungan cat duco lemari pakaian atau lemari baju kita tahu bahwa lemari umumnya memiliki kedalaman sekitar 60 cm dengan panjang dan tinggi bervariasi. Maka patokan harga biaya pengecatan duco umumnya menggunakan patiokan per meter persegi (m2). Misalnya lemari ukuran 3 meter dan tinggi 2 meter, maka volumenya adalah 6 m2. Sebagai ilustrasi, Jika harga biaya pengecatan duco lemari pakaian adalah Rp 700.000 per m2 untuk luar dalam, maka biaya totalnya pengecatan duco saja adalah Rp 4.200.000,-  belum termasuk biaya pembuatan lemarinya yang diukur dengan metode panjang kali tingginya. Jika yang dicat adalah bagian luar saja sedangkan bagian dalam tidak dicat maka harganya bisa berbeda meski dengan volume yang sama. Demikian seterusnya. Untuk pengecatan lemari kadang tidak harus sampai dalam ruangan namun bisa juga bagian luar saja sehingga bagian dalam tidak masuk kedalam hitungan. Untuk cara ini tentu akan menghasilkan penampilan bagian luar saja yang kelihatan duco dan ada perbedaan warna dengan cat baru. Harga memang bisa lebih murah namun hasilnya bisa berbeda antara luar dan dalam.

Posted in: Lemari Pakaian | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.